Tampilkan postingan dengan label al-muttaqin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label al-muttaqin. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Juli 2012

Grup Sholawat Nida'ul Khoir (2)

Salah satu penampilan Nida'ul Khoir junior saat pelantikan Takmir 2012
Setelah fakum beberapa bulan karena musibah gempa, akhirnya salah seorang personil lama, Mas Ilyam Ahmadi, mengambil inisiatif untuk melanjutkan kembali Nida'ul Khoir dengan menggandeng personil muda. Latihan intensif beberapa bulan di rumah Bp. Abdul Jalil di barat Masjid Al-Muttaqin itu membuahkan hasil. Penampilan pertamanya di suatu pengajian yang diselenggarakan Masjid Al-Muttaqin mendapatkan sambutan antusias dari warga Salakan yang telah lama merindukan kembali kehadiran Nida'ul Khoir.
Nida'ul Khoir yunior generasi kedua ini menghadirkan musik sholawat yang berbeda dengan pendahulunya. Nida'ul Khoir junior mempunyai aliran musik sholawat murni perkusi yaitu terbang, marawis, dan jedur, tanpa adanya organ, bass, dan saron seperti generasi pendahulunya. Selain itu, 'lagunya' pun murni aliran hadroh sebagaimana grup hadroh pada umumnya.

Personil Nida'ul Khoir junior saat ini terdiri dari Ilyam Ahmadi dan Zuhron (vokal), Ariyanto, Purwanto bin Sumarjono, Panggung Suseno, dan Untung (terbang), Purwanto (bass jedur), Raka (marawis), dan Bambang (jimbe).









Dusun Salakan: Sepenggal Jejak Arkeologis Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

Berdasarkan keterangan dari ilmu sejarah, Dusun Salakan terletak di dalam wilayah Mataram Kuno. Kerajaan Mataram Kuno, yang juga disebut dengan Kerajaan Medang atau Kerajaan Mataram Hindu, adalah nama sebuah kerajaan yang berdiri di Yogyakarta dan Jawa Tengah pada abad ke-8, kemudian berpindah ke Jawa Timur pada abad ke-10. Para raja kerajaan ini banyak meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta membangun banyak candi baik yang bercorak Hindu dan Budha (seperti Candi Borobudur, Prambanan, Kalasan, Candi Sambisari, dll).
Peta Mataram Kuno/Mataram Hindu/Medang
Lokasi istana Kerajaan Medang berdasarkan beberapa prasasti di antaranya adalah Medang i Bhumi Mataram yang ada pada zaman pemerintahan Dyah Wawa. Menurut perkiraan, Medang i Bhumi Mataram sekarang adalah wilayah Yogyakarta.
Menurut teori van Bammelen, perpindahan Kerajaan Mataram Kuno/Mataram Hindu/Medang dari Jawa Tengah-Yogyakarta ke Jawa Timur disebabkan adanya letusan Gunung Merapi yang sangat dahsyat.
Keterangan ini sangat mendukung dengan temuan-temuan arkeologis di Dusun Salakan, di antaranya:
Batu Ompak berumur 1000 tahun itu
1. Ditemukan beberapa batu umpak (batu untuk landasan tiang rumah kuno) di tanah Bp. Sukiman (RT 10) pada saat membuat sumur. Batu-batu umpak itu tertanam di kedalaman 3-4 meter dan bercampur dengan pasir.
2. Ditemukan bekas sumur tua di kedalaman kurang lebih 3 meter di depan rumah Bp. Ainul Yaqin (RT 09) pada saat Bp. Abdul Jalil membuat sumur resapan. Menurut Bp. Abdul Jalil, sumur tersebut dibuat dengan gerabah (tanah liat) yang berbentuk seperti bis sumur. Namun sayang, penulis tidak dapat mengambil gambar sumur kuno tersebut karena sudah ditimbun dengan sumur bis.
3. Menurut cerita Bp. Mugimin (RT10), pada saat beliau membuat sumur di rumahnya, ditemukan beberapa perkakas rumah tangga, di antaranya teko yang terbuat dari keramik. Beliau sempat menyimpan teko tersebut, namun hilang entah ke mana.
Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa di Dusun Salakan zaman Mataram Kuno telah dihuni oleh beberapa keluarga. Tempat tinggal mereka kemudian tertimbun ledakan Gunung Merapi yang meletus di akhir abad X. Bukti lain yang mendukung kesimpulan sementara itu adalah tempat ditemukannya barang-barang arkeologis tersebut berada di wilayah Dusun Salakan sebelah barat yang notabene berdekatan dengan sungai. sehingga bercampur dengan pasir. Sangat besar kemungkinan saat terjadi letusan hebat Gunung Merapi, longsoran pasir dan tanah kemudian menimbun kampung Salakan.
4. Di dekat Dusun Salakan, ditemukan juga beberapa situs arkeologis, antara lain Situs Watu Gilang dan Candi Mantup.
Salam...

Selasa, 17 Juli 2012

Kegiatan Songsong Ramadhan 1433 H/2012 M


     Masjid Al-Muttaqin merupakan salah satu masjid di Desa Potorono Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul yang menempati posisi strategis. Masjid ini berada di pinggir jalan Potorono sebagai jalur alternatif dari jalan raya Yogya-Wonosari menuju Kecamatan Pleret. Lalu lintas masyarakat dari wilayah Yogyakarta bagian timur (Kalasan, Prambanan, Piyungan) menuju wilayah Yogyakarta bagian selatan (Pleret, Imogiri, dan Kota Bantul) seringkali melalui jalan Potorono ini.
        Kiprah Masjid Al-Muttaqin dalam mengembangkan bidang keagamaan dan sosial di Dusun Salakan Potorono menjadi tugas dan peran yang tidak bisa ditinggalkan. Selama beberapa periode kepengurusan takmir Masjid Al-Muttaqin menunjukkan peran dan tugas yang cukup optimal. Kegiatan-kegiatan masjid yang ditangani tidak hanya berkutat pada kegiatan ibadah dan keagamaan, seperti sholat lima waktu, pengajian umum rutin, kajian kitab, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dan tadarus, namun melebarkan sayap pada kegiatan-kegiatan lain bidang pembinaan umat, seperti pelatihan perawatan jenazah, pelatihan khotib, kegiatan pembinaan remaja dan olah raga, serta bidang peningkatan ekonomi berbasis masyarakat.
          Dalam rangka menyongsong dan mengisi kegiatan di bulan Ramadhan 1433 H/2012 M ini, maka Masjid Al-Muttaqin mempersiapkan diri guna menyemarakkan bulan suci ini. Beberapa agenda kegiatan rutin seperti ceramah keagamaan (kultum) setiap menjelang buka bersama, setelah selesai sholat tarawih dan sholat subuh tetap dilaksanakan sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya. Guna lebih menyemarakkan kembali gaung bulan suci Ramadhan tahun 1433 H/2012 M ini, diisi juga dengan kegiatan-kegiatan lain yang bermanfaat bagi sosial ekonomi warga sekitarnya. Kegiatan dalam rangka menyongsong dan mengisi bulan Ramadhan 1433 H/2012 M ini dinamakan “RAMADHAN BERSAMA AL-MUTTAQIN”.
          Adapun kegiatan ini dimulai pada hari Jum'at, 13 Juli 2012 dan berakhir pada hari Ahad, 15 Juli 2012 dengan agenda sebagai berikut.
a. Pembukaan (Jum'at, 13 Juli 2012, jam 13.00 WIB)
Pak M. Dalhar, Kepala Desa Potorono sedang menyerahkan paket sembako murah
Acara dibuka oleh Kepala Desa Potorono, Bapak M. Dalhar yang secara simbolis menyerahkan paket sembako murah kepada salh seorang warga (Mbah Ingram) dan dengan pemotongan pita dan pelepasan burung merpati.

Sabtu, 03 Maret 2012

Imam dan Khotib Jum'at s.d. Juli 2012


Imam Masjid Al-Muttaqin 2012

Dalam rangka optimalisasi jama'ah sholat maktubah lima waktu, Dewan Imam Masjid Al-Muttaqin menetapkan para imam disertai dengan jadwal imam sholat maktubah lima waktu. Penetapan jadwal ini dengan tetap mempertimbangkan kemampuan dan kesanggupan para imam.

Rabu, 15 Februari 2012

Bagan Susunan Pengurus Takmir Masjid Al-Muttaqin 2012-2014


Susunan Pengurus Takmir Masjid Al-Muttaqin 2012-2014


SURAT KEPUTUSAN
No. 01/Al-Muttaqin/II/2012

Tentang
SUSUNAN PENGURUS TAKMIR MASJID AL-MUTTAQIN
PERIODE 2012-2014


Dewan Penasehat                                     :   Wasir Nuri
                                                                H. Kamiran
                                                                Ngatidjo
                                                                Slamet, S.E.

Dewan Imam                                           :   Wasir Nuri
                                                                H. Ridho Hisyam
                                                                Drs. H. Abu Bakar Abak, M.M.
                                                                Drs. H. Zainuddin, M.Ag.
                                                                Ahmad Bahiej, S.H. M.Hum.

Ketua Umum                                           :   Achmad Muchlison
Ketua I         Bidang Ibadah                       :   Drs. Kardimin, M.Hum.
Ketua II         Bidang Pendidikan dan Dakwah    :  Sutikno
Ketua III        Bidang Remaja                     :   Drs. Budiyono
Ketua IV        Bidang Rumah Tangga            :   Drs. Heri Purnomo

Sekretaris Umum                                     :   Ahmad Bahiej, S.H. M.Hum.
Sekretaris I    Bidang Ibadah                       :   Jamhari
Sekretaris II   Bidang Pendidikan dan Dakwah    :  Bukhori
Sekretaris III Bidang Remaja                     :   Muh. Hidayat
Sekretaris IV Bidang Rumah Tangga            :   Fahrurrozi

Bendahara Umum                                     :   Suyamto

Biro Sholat Wajib dan Sholat Jum’at            :   Durjani
                                                                Saryanto
Biro Peringatan Hari Besar Islam                 :   Bahron
                                                                M. Zukri
Biro Zakat, Infaq, dan Shodaqoh                 :   Syamsu Hidayat
                                                                Rusgiyanto

Biro Tadarus, Tafsir, dan Kajian Khusus       :   M. Fadholi
                                                                Joko AP
                                                                Suroto
Biro Pengajian Jum’at Kliwon                     :   Slamet Riyadi
                                                                Sugiyanto


Biro Taman Pendidikan Al-Qur’an                :   Sulistiyono
                                                                Ainul Yaqin, M.Ed.
Biro An-Nisa                                            :   Khoiriyah
                                                                Rusminiati

Biro Pembinaan Remaja dan Anak-anak       :   Didik S.
                                                                Ali Qosim
                                                                Zuhron
Biro Seni dan Budaya                                 :   Ilzam Ahmadi
                                                                Misbakhul Munir
Biro Olah Raga dan Kebugaran                    :   Dwi Prihantoro
                                                                Sutrisno

Biro Perawatan dan Pemeliharaan               :   Gunarto
                                                                Kelik Haryono
Biro Rumah Tangga dan Kebersihan             :   Sarjuni
                                                                Parjono
                                                                A. Jaelani
                                                                Apriyadi
Biro Pembangunan dan Pengembangan         :   Mugimin
                                                                H. Husein Syamsuddin
Biro Sirkulasi                                           :   Panggung Suseno
                                                                Purwanto
                                                                Ariyanto
                                                                Purwanto



Ditetapkan  di          :  Yogyakarta

Pada Tanggal :  4 Februari 2012



Ketua Umum
Takmir Masjid Al-Muttaqin







Achmad Muchlison

Sabtu, 04 Februari 2012

Serah Terima Jabatan Ketua Takmir



Setelah terpilihnya Bapak Muchlison sebagai Ketua Umum Takmir berdasarkan suara terbanyak pada Pemilu Raya tanggal 15 Januari 2012, maka dilakukan acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Ketua Takmir sebelumnya (periode 2008-2011) yaitu dari Bapak H. Kamiran kepada Bapak Muchlison. 
Acara ini diselenggarakan bersamaan dengan Pengajian Umum dalam rangka peringatan Maulud Nabi Muhammad saw 1433 H, yaitu pada hari Sabtu malam Ahad, 4 Februari 2012 dan dimeriahkan oleh penampilan Grup Sholawat Nida'ul Khoir, grup sholawat hadroh murni para pemuda Dusun Salakan yang dikomando oleh Sdr. Ilzam Ahmadi.
Dalam kesempatan ini, Lurah Potorono yaitu Bapak M. Dalhar memberikan pengarahan dan pengajian diberikan oleh Bapak Drs. H. Mangun Budiyanto, M.S.I. (Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Pengurus Dewan Masjid Indonesiawilayah Yogyakarta). 

Minggu, 15 Januari 2012

Pemilihan Ketua Umum Takmir

Setelah selesainya tugas Pengurus Takmir Masjid Al-Muutaqin periode 2008-2011, maka untuk pertama kalinya dilakukan pemilihan Ketua Umum Takmir MAsjid Al-Muttaqin secara langsung yang diikuti oleg seluruh warga Dusun Salakan Potorono Banguntapan Bantul. Pemilihan ini diadakan dengan dasar pemikiran agar seluruh warga mempunyai andil/peran serta dalam memilih Ketua Umum sehingga diharapkan ada hubungan yang sinergis antara masjid dengan warga. Hubungan yang sinergis ini tentunya akan berefek positif dalam dakwah kepada warga.
Pemilihan Ketua Umum Takmir Masjid Al-Muutaqin dilaksanakan oleh Komisi Pemilu Raya (KPR) yang dipimpin oleh Slamet, S.E., salah seorang tokoh di Dusun Salakan yang sekaligus anggota BPD Potorono mewakili Dusun Salakan. 
Penjaringan suara untuk menentukan bakal calon dilakukan ke semua organisasi keislaman dan organisasi kemasyarakatan di Dusun Salakan, yaitu RT (01, 02, 03, 09, dan 10), Dasawisma semua RT, Remaja Masjid Al-Muttaqin (RISMA), Persatuan Pemuda Islam Salakan (PPIS), Jama'ah Musholla (3 musholla), Jama'ah Khotmil Qur'an Ibu-ibu, dan Tunas Mekar (muda-mudi Dusun Salakan). Dari hasil penjaringan selama bulan Desember 2011, dihasilkan 17 bakal calon yang kemudian ditetapkan 16 calon tetap.
Akhirnya, Pemilihan Ketua Umum Takmir Masjid Al-Muttaqin ini dilaksanakan pada hari Ahad, 15 Januari 2012 pukul 7.00 s.d. 12.00 dan bertempat di serambi Masjid Al-Muttaqin dengan dihadiri oleh 430 orang warga Salakan Potorono Banguntapan Bantul (dari 526 undangan yang disebarkan). Tingkat kehadiran warga dalam melakukan pencoblosan (82%) membuktikan bahwa tingginya greget warga Salakan terhadap kemajuan Masjid Al-Muttaqin.
Setelah selesai sholat Dhuhur, diadakan penghitungan suara dengan hasil sebagai berikut.
No.
Nama Calon
Suara
1.
Ahmad Bahiej, S.H. M.Hum.
84
2.
Bahron
4
3.
Drs. H. Zainuddin, M.Ag.
67
4.
Drs. Heri Purnomo
12
5.
Drs. Kardimin
16
6.
Durjani
7
7.
Fahru Rozi
25
8.
H. Kamiran
12
9.
H. Ridho Hisyam
54
10.
Jamhari
11
11.
Achmad Muchlison
96
12.
M. Hidayat
10
13.
Slamet Riyadi
5
14.
Sutikno
12
15.
Suyamto
7
16.
Syamsu Hidayat
7

Gugur
1

Total
430
Dengan demikian, suara terbanyak ditujukan kepada Bapak Muchlison, sehingga yang bersangkutan ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Takmir Masjid Al-Muttaqin periode 2012-2014.

Untuk memeriahkan acara ini, disediakan 99 doorprice yang berasal dari warga dengan bentuk berbagai macam, seperti voucher pulsa, uang tunai, ayam, pakaian, sepatu/sandal, voucher belanja, potong rambut gratis, alat tulis/perlengkapan sekolah, dan lain-lain. Sebagai grandprice, seorang warga (Bp. Barqon Suyanto) menyumbang seekor kambing muda. (bahiej)